NILAI DAN JENIS INFORMASI

NILAI DAN JENIS INFORMASI

Informasi dalam konteks sistem informasi akan menjadi bernilai dan semakin formal dan ideal apabila didasarkan pada sepuluh sifat sebagai berikut, Burch dan Strater , (dalam Davis, 1999: 58 – 59):
1. (Accesibility); Sifat ini menunjukkan mudah dan cepatnya diperoleh keluaran Informasi
2. Luas dan lengkapnya (Comprehensiveness); Sifat ini menunjukkan lengkapnya isi informasi.
3. Ketelitian (Accuracy); Berhubungan dengan tingkat kebebasan dari kesalahan pengeluaran informasi.
4. Kecocokan (Appropriateness); Sifat ini menunjukkan seberapa jauh keluaran informasi berhubungan dengan permintaan para pemakai.
5. Ketepatan waktu (Timeliness); Berhubungan dengan waktu yang dilalui yang lebih pendek pada saat diperolehnya informasi.
6. Kejelasan (Clarify); Atribut ini menunjukkan tingkat keluaran informasi, bebas dari istilah-istilah yang tidak dipahami.
7. Keluwesan (Flexibility); Sifat ini berhubungan dengan dapat disesuaikannya keluaran informasi.
8. Dapat dibuktikan (Verifiability); Atribut ini menunjukkan kemampuan beberapa pengguna informasi untuk menguji keluaran informasi dan sampai pada kesimpulan yang sama.
9. Tidak ada prasangka (Freedom From Bias); Sifat ini berhubungan dengan tidak adanya keinginan untuk mengubah informasi guna mendapatkan kesimpulan yang telah dipertimbangkan sebelumnya.
10. Dapat diukur (Quantifiable); Sifat ini menunjukkan hakikat informasi yang dihasilkan pada sistem informasi formal (Davis, 1999: 58 – 59).

Adapun jenis informasi untuk kegiatan manusia menurut Soeatminah (1991) terdiri dari :
1) Informasi untuk kegiatan politik.
2) Informasi untuk kegiatan pemerintahan. 
3) Informasi untuk kegiatan sosial. 
4) Informasi untuk dunia usaha.
5) Informasi untuk kegiatan militer.
6) Informasi untuk penelitian.
7) Informasi untuk pengajar.
8) Informasi untuk tenaga lapangan.
9) Informasi untuk individu.
10)Informasi untuk pelajar dan mahasiswa.

0 komentar