Arsip vital

Arsip vital adalah arsip yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisasi, baik pemerintahan maupun swasta. Jika arsip ini rusak, ia tidak dapat digantikan. Karena itu, sangat diperlukan adanya perlindungan dan pengamanan arsip vital. Ada beberapa faktor yang dapat merusak arsip vital, yaitu:
1. Faktor bencana alam
2. Faktor manusia

Perlindungan arsip vital dapat dilakukan dengan metode duplikasi dan dispersal (pemencaran), serta penggunaan peralatan khusus. Duplikasi dan dispersal (pemencaran)adalah metode perlindungan arsip dengan cara menciptakan duplikat atau salinan atau copy arsip dan menyimpan arsip hasil penduplikasian tersebut di tempat lain. Perlindungan arsip dengan cara penggunaan peralatan khusus dilakukan dengan memilih peralatan yang memiliki karakteristik, seperti tidak mudah terbakar, kedap air, dan bebas medan magnet untuk jenis arsip berbasis magnetik/elektronik.

Adapun pengamanan fisik arsip dilaksanakan dengan maksud untuk melindungi arsip dari ancaman faktor-faktor pemusnah/perusak arsip. Beberapa contoh pengamanan fisil arsip adalah:
1. penggunaan sistem keamanan ruang penyimpanan arsip seperti pengaturan akses, pengaturan ruang simpan, penggunaan sistem alarm untuk mendeteksi pencuri, sabotase, penyadapan, dan lain-lain,
2. penggunaan bangunan kedap air atau menempatkan arsip pada tingkat ketinggian yang bebas dari banjir.
3. penggunaan struktur bangunan tahan gempa dan lokasi yang tidak rawan gempa, angin topan dan badai.
4. penggunaan struktur bangunan tahan api serta dilengkapi dengan peralatan alarm dan alat pemadam kebakaran dan lain-lain.

0 komentar