Memelihara dan merawat di
sini bukan hanya fisik arsipnya saja, tetapi juga materi informasinya,
sehingga kandungan informasinya dan otentisitasnya selalu terjaga.
Karena itu, yang harus diperhatikan dalam memelihara arsip adalah faktor
perusak arsip yaitu :
1. Cahaya lampu penerang dapat membuat pita rekaman melengkung.
2. Kelembaban udara yang tidak standar dan tidak stabil membuat arsip mudah berjamur.
3. Partikel debu yang terbawa oleh udara menyebabkan noda permanen pada arsip.
4. Faktor kimia seperti karton yang membusuk, cat kayu, plitur, dan melamik dapat mempercepat reaksi hidrolis dan mempercepat kerusakan arsip.
5. Faktor Biota seperti jamur, serangga atau binatang mengerat dapat merusak fisik arsip.
Yang paling berbahaya adalah manusia, yang sering menggunakan arsip secara sembrono, tidak hati-hati.
Untuk mencegah hal-hal tersebut di atas, petugas arsip harus:
1. melindungi arsip dari kerusakan, kehancuran, dan kehilangan
2. mengatur tata ruang yang baik dan efisien
3. mengatur tata kerja dalam melayani arus keluar masuk arsip
4. menyimpan arsip di tempat yang bersih
5. menghindari terjadinya kontaminasi arsip dari kotoran, debu, sidik jari manusia, makanan, minuman, asap rokok, dan polusi udara
6. menghindari arsip dari kuatnya cahaya lampu
7. menghindari arsip berkontak dengan air
8. memutar kembali arsip ke keadaan semula setiap arsip yang habis dipinjam/digunakan
9. menghindari penyimpanan arsip berdekatan dengan radiator, televisi, atau lingkungan elektronik lainnya, termasuk mesin.
1. Cahaya lampu penerang dapat membuat pita rekaman melengkung.
2. Kelembaban udara yang tidak standar dan tidak stabil membuat arsip mudah berjamur.
3. Partikel debu yang terbawa oleh udara menyebabkan noda permanen pada arsip.
4. Faktor kimia seperti karton yang membusuk, cat kayu, plitur, dan melamik dapat mempercepat reaksi hidrolis dan mempercepat kerusakan arsip.
5. Faktor Biota seperti jamur, serangga atau binatang mengerat dapat merusak fisik arsip.
Yang paling berbahaya adalah manusia, yang sering menggunakan arsip secara sembrono, tidak hati-hati.
Untuk mencegah hal-hal tersebut di atas, petugas arsip harus:
1. melindungi arsip dari kerusakan, kehancuran, dan kehilangan
2. mengatur tata ruang yang baik dan efisien
3. mengatur tata kerja dalam melayani arus keluar masuk arsip
4. menyimpan arsip di tempat yang bersih
5. menghindari terjadinya kontaminasi arsip dari kotoran, debu, sidik jari manusia, makanan, minuman, asap rokok, dan polusi udara
6. menghindari arsip dari kuatnya cahaya lampu
7. menghindari arsip berkontak dengan air
8. memutar kembali arsip ke keadaan semula setiap arsip yang habis dipinjam/digunakan
9. menghindari penyimpanan arsip berdekatan dengan radiator, televisi, atau lingkungan elektronik lainnya, termasuk mesin.
0 komentar