Manajemen Rekod dalam Arsip

Manajemen rekod adalah suatu manajemen administrasi umum yang bertujuan untuk mencapai efisiensi dalam penciptaan, pemeliharaan, penggunaan, dan pemusnahan rekod dalam daur hidup (life cycle).
 
Lingkup manajemen rekod berdasarkan konsep daur hidup rekod secara sederhana mencakup tiga tahapan,yaitu 1) tahap penciptaan; 2) tahap penggunaan dan pemeliharaan; dan 3) tahap penyusutan. 
Dalam administrasi arsip juga diperlukan penerapan fungsi manajemen secara menyeluruh dan terpadu,terutama dalam penyusunan program-program kearsipan yang sesuai dengan fungsi kearsipan.  

Fungsi manajemen yang dimaksud adalah planning, organizing, directing, staffing, budgeting, controlling.
Pengelolaan administrasi arsip harus memiliki program-program agar tercapai efisiensi dan efektivitas. Program dalam bidang arsip dimulai ketika pusat arsip menerima transfer arsip dari unit kerja atau unit pengolah. 

Dalam perencanaan program kearsipan pada suatu lembaga umumnya mengikuti tata kerja kearsipan dan bagaimana suatu lembaga bila ingin memulai program administrasi arsip, tahapan, dan kegiatan yang harus dilakukan.  Program-program kearsipan yang disusun sesuai dengan fungsi kegiatannya, yaitu total program, akuisisi dan penilaian, deskripsi dan penataan, preservasi, referensi dan pendidikan pengguna, dan program pemasyarakatan.
 
Getting organized merupakan istilah bagaimana bila kita mau memulai melakukan fungsi kearsipan.
Untuk memulainya kita dapat menerapkan fungsi manajemen, yaitu pertama tentukan misi dan tujuan yang ingin dicapai. Selanjutnya mengembangkan kebijakan, perencanaan, dan prosedur yang diperlukan. Hal yang perlu diperhatikan bahwa dalam
administrasi arsip terdapat 5 wilayah manajemen yang luas, yaitu diri sendiri, informasi yang diperlukan, masyarakat, sumber-sumber dana, fasilitas, dan peralatan penyimpanan.

0 komentar