PENGELOLAAN ARSIP

Tata Kerja Kearsipan

Tujuan pengelolaan arsip adalah mengatur dan mengorganisasi informasi yang terkandung dalam arsip agar dapat ditemukan kembali bilamana arsip diperlukan. Kegiatan pengelolaan arsip mencakup seleksi, pengadaan, dan pembuatan alat bantu temu kembali arsip bagi pengguna. Tata kerja kearsipan berjalan menurut sistem informasi.  Komponen-komponen yang terdapat dalam sistem informasi adalah input, proses, dan output.
 
1.Tahap input terjadi penerimaan bahan, identifikasi baik fisik maupun isi informasi yang terkandung didalaminya.
2.Tahap proses, arsip yang sudah diterima dilakukan pencatatan dan pemilahan antar arsip dan bukan arsip.
3.Tahap output ; adalah layanan atau service kepada pengguna, baik dari dalam maupun luar lembaga.
 
Kegiatan Identifikasi dan Seleksi Arsip
Kegiatan identifikasi dan seleksi arsip dimaksudkan untuk memilah arsip dan bukan arsip serta menentukan nilai guna rekod.  Akuisisi adalah proses di mana arsip ditambahkan ke koleksi dengan penerimaan bahan, seperti sumbangan, transfer, beli atau hibah. Nilai guna rekod merupakan indikator apakah rekod nantinya disimpan secara permanen atau dimusnahkan.  Oleh karena itu, petugas arsip bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan merawat dalam persentase kecil arsip yang tercipta yang akan memiliki nilai guna berkelanjutan.

0 komentar